Showing posts with label Trading System. Show all posts
Showing posts with label Trading System. Show all posts

Monday, February 21, 2011

A Simple Basket Trading Trick

Do you focus only on a single pair or do you have several pairs open before you?
I know some people (they're experts by the way) tell us to stick and focus only to a single pair, but check this picture out (and don't bother with my entry there :D):



Can you get the idea?
By watching several pairs we actually have the advantage, we have a more complete view on a certain currency. In the picture, we can see how the USD is.
Sure it doesn't mean that we will recklessly pull the trigger on every pair each time we see a similar condition on all the pairs, but, it will help us a great deal to make a better judgment and decision.
So everytime you're in doubt of a particular pair, check the other pairs (using the same TF and setup as your current pair) to get a better view, good luck :)

Tuesday, September 21, 2010

Stretched and Counter

Bismillah

Pertanyaan paling sering setelah kita menganalisa chart adalah: kapan OP nih?
Kalau kita paham konsep analisa KG, kita akan tahu bahwa OP selalu berdasarkan kondisi. Jadi kita paham dulu kondisinya sekarang, jangan lupa lihat probabilitas arahnya kemana, lalu perhitungkan resikonya, jika buy maka stop loss disini dan jika sell maka stop loss disitu, target sih sebetulnya belakangan. Setelah itu baru OP. Hal ini sebetulnya sangat fleksibel, dikembalikan lagi ke style masing-masing. Mau ikutan trend kek, mau counter trend kek, atau mau sideways juga bisa-bisa saja sebetulnya.

Nah saya pribadi lebih menyukai prinsip strecthed and counter, alias counter trend, tapi bukan sembarang countertrend tentu.
Jadi intinya biarkan harga bergerak sejauh mungkin, atau biarkan pelaku pasar kehabisan stamina (yang notabene relatif tentu), lalu counter.
Untuk hal ini, ada 4 hal yang saya lihat (secara berurutan sesuai prioritas):

1. Timing
2. Range
3. Batas
4. Arah

4 hal itu harus memenuhi kriteria.
Timing, ada tiga waktu utama untuk OP: saat market buka, saat market telah mencapai peak-nya, dan setelah news.
Range: range harus memenuhi paling tidak 90% dari range rata-rata, lebih jauh lebih bagus.
Batas: batas yang digunakan sesuai prinsip KG tentang arah dan batas, bisa batas yang statis maupun yang dinamis. Aplikasinya adalah masuk sedekat mungkin dengan batas.
Arah: setelah tiga hal yang diatas memenuhi kriteria, tinggal menunggu konfirmasi arah. Saya menggunakan lsma dan heiken ashi sebagai penunjuk arah. OP sedini mungkin di saat ada tanda-tanda perubahan arah.

Nah itu adalah prinsip trading yang saya gunakan sekarang, sangat sederhana sebetulnya.
Oke, segitu dulu mudah-mudahan manfaat.

Alhamdulillah...

Thursday, June 3, 2010

Membuat dan Menilai Kriteria Kondisi

Assalamualaikum,

Setelah kita memahami sebuah konsep, langkah selanjutnya adalah membuat strategi dan rules dalam trading. Ini seringkali membingungkan mengingat begitu banyak informasi yang ada di chart (temasuk indikator), membuat kita sulit dalam mengambil keputusan. Lihat yang mana nih!!! Indikator yang satu mengatakan ini, sementara yang lain mengatakan itu, acuan waktu yang ini mengatakan A, sementara yang lain mengatakan B.

Karena itu kita perlu membuat satu set kriteria, kondisi seperti apa sih sebetulnya yang kita cari, dan di waktu acuan yang mana. Ini nantinya dikembalikan lagi ke masing-masing individu, mau tradingnya fokus di waktu acuan mana? Mau daily kah, atau weekly kah, atau malah mau scalping di 8H.

Nah, dalam membuat kriteria penilaian, pertama kita tentukan dulu apa-apa saja yang menjadi patokan atau acuan kita dalam mengambil keputusan, semakin banyak semakin baik tentu, lalu tentukan kondisi bagaimana disitu yang kita anggap ideal.
Setelah itu di tiap acuan kita beri nilai. Untuk kondisi yang kita anggap ideal, kita beri nilai 1, yang tidak cukup 0 saja.
Nantinya nilai total yang kita dapatkan kita bandingkan dengan nilai penuh dari semuanya, atau persentasenya lah biar gampang.
Nah, trading adalah masalah probabilitas, alias kemungkinan. Dan dengan persentase yang lebih besar, kemungkinan keberhasilannya juga lebih besar tentu.
Setelah itu tentukan, berapa persen nilai yang kita anggap ideal untuk OP. Apakah 80% cukup? Atau 50% saja cukup? Atau malah harus 90% lebih baru kita OP. Terserah kebijakan masing-masing.

Ini sebagai contoh yang saya lakukan sekarang, berdasarkan konsep KGBS. Karena fokus saya adalah kondisi pergerakan daily (24 hourly), indikator yang digunakan dan kriteria yang saya buat juga adalah untuk kondisi daily.

Yang saya nilai adalah:
1. Arah LSMA daily
2. Arah LSMA 8h
3. Posisi harga terhadap LSMA daily
4. Posisi harga terhadap LSMA 8h
5. Posisi LSMA 8h terhadap LSMA daily (crossing ngga gitu lah gampangnya)
6. Posisi harga terhadap BS bands (yang saya nilai apakah harga didalam atau diluar zona balance)
7. Candle Heiken Ashi
8. R:R (risk&reward), kalau saya itu adalah jarak antara harga sekarang ke titik SL dan level kritis di depannya.
9. Jam pasar
10. Range

Itu hanya contoh yang saya gunakan sendiri, silakan disesuaikan dengan style masing-masing.

Wednesday, April 21, 2010

MY STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE

Ini adalah SOP saya, based on KGBS dan LSMA



Seperti pemahaman saya, entry berdasarkan kondisi. Dan setelah saya pelajari lagi, kondisi terbaik tetap saat sideway. Dan berdasarkan pemahaman ilmu KG, yang dicari adalah kondisi saat harga akan retrace, jadi dalam hal ini yang dicari adalah kondisi sideway retrace.

Jadi, rules-nya seperti ini:
1. Kalau kondisi trending, cari retrace
2. Kalau kondisi sideway, cari trending di acuan waktu yang lebih kecil, lalu tunggu retrace-nya
3. Entry selalu di kondisi sideway retrace

Friday, April 16, 2010

Heureuy System

Ini teknik yang baru saya kembangkan untuk iseng. Iseng aja, saya ingin tes sistem iseng-iseng ini profitable nggak.

Intinya sebetulnya konsep KGBS juga, disini saya fokusnya ke siklus balance weekly.
Kondisi di weekly ini akan dilihat di stochastic, dan sebagai konfirmasi arah akan dilihat dari arah 12 dan 24 jam dengan EMA periode 3 dan 6. Atau dengan kata lain, ini adalah KGBS lagi nyamar, hehehe.

Sangat sederhana, setupnya seperti ini:
1. Chart TF H4
2. Stochastic untuk melihat kondisi weekly, settingnya 30,3,3 (%D sama slowing diset di angka 3 biar standard internasional :D)
3. EMA sebagai pengarah, ada dua, satu periode 3 (12 jam) dan satunya periode 6 (24 jam).

Yang dicari adalah kondisi di stochastic menunjukkan kondisi balance, kondisi antara 20% dan 80% (disini sengaja saya gunakan 20% dan 80%, bukan 25% dan 75%, biar standard internasional juga).
Rulesnya sederhana, tunggu stochastic bergerak mendekati batas wilayah balance-nya, yaitu level 20% dibawah atau 80% diatas nya, lalu perhatikan arah kedua EMA. Kalau keduanya berbalik dan cross, maka lakukan OP.
Atau kalau kondisi stochastic berada di wilayah "over", tunggu sampai dia kembali ke daerah balance, dengan tetap kedua EMA digunakan sebagai konfirmasi arah.
Untuk gampangnya ini gambarnya:



Open position, close position, dan cut loss dilakukan manual. Tidak digunakan pending order karena kondisi di stochastic harganya relatif, jadi manual saja. Target bebas, bisa di level 50% pada stochastic, bisa di batas balance yang berlawanan, atau bisa dilepaskan saja sejauh mungkin, pokoknya, bebas. Cut loss akan dilakukan kalau harga ternyata berbalik ke zona over. Misal, kalau kita sell di sekitar level 80%, maka cut loss apabila stochastic naik keatas level 80%, dan kalau buy di sekitar 20%, cut loss kalau stochastic turun ke bawah 20%.
Begitu saja, simple sebetulnya.

KGBS Entry Rules

Ini adalah aturan entri untuk sistem KGBS



Ini sesuai dengan prinsip buy low sell high dan prinsip balance-imbalance. Masuk di awal perubahan kondisi dengan SL sedekat mungkin dengan batas. Dalam kasus ini, kondisi yang dimaksud adalah sideways retrace.

Saturday, March 20, 2010

Metode baru

Sejak Februari kemarin saya mulai menggunakan konsep KGBS digabung dengan konsep BB dan MA. Khusus untuk KGBS saya menggunakan KG level dan stochastic all time frame, special thanks to bro wiedstone atas indi-indi buatannya yang banyak saya sedot, hehehe. Keduanya akan saling melengkapi, jadi kita akan melihat pergerakan dari berbagai sudut pandang.

Sunday, November 15, 2009

Daily Range Trading

Ini teknik yang menjadi favorit saya. Sesuai namanya, ini hanya tentang range (kalau Indonesianya jarak ya?), dan secara eksklusif yang menjadi fokus adalah range harian/daily range, sangat simple.

Inti dari teknik ini adalah membiarkan harga bergerak sejauh mungkin sampai jenuh kemudian mengambil sedikit waktu retrace, sama seperti menunggu stamina atau bensin mobil sampai terkuras habis.

Jadi disini kita tidak memperkirakan kemana arah geraknya hari ini, biarkan saja, yang diincar adalah rangenya. Kemana pun dia bergerak satu saat pasti dia akan lelah, ini yang kita tunggu. Simple yah?

Tools utama yang digunakan adalah KG Range Percentage Range 48D dan KG Daily Percentage Level, bisa juga ditambah Bollinger Bands dan Moving Average.

Kondisi yang dicari adalah saat daily range sudah memenuhi average range-nya, dan sedekat mungkin dengan maksimum range, juga persentase sekarang sudah memenuhi persentase rata-ratanya. Tinggal memperhatikan kecenderungan pergerakannya apakah dia akan berbalik atau tidak, akan lebih baik bila di TF kecil, M5 misalnya. Maksimum range ini digunakan sebagai warning untuk cut loss karena apabila bisa ditembus maka kondisi dianggap telah menyimpang. Target profit pun hanya 10-20 pip saja.

Contoh di AUD/USD





Yang ini EUD/USD




Kelemahan teknik ini adalah apabila harga bergerak ranging, jadi tidak ada gerakan yang signifikan.

LinkWithin

 

Cho